Kalkulator penghematan bahan baku dari negosiasi supplier dan pengurangan waste, langsung menjadi tambahan untung.

🥬 Kalkulator Hemat Supplier / Bahan Baku

Tiap Rupiah yang dihemat di bahan = 100% jadi untung (nggak perlu jualan lebih). Deterministik. Angka = estimasi.

Belanja bahan / bulan Rp12.000.000
Total belanja bahan baku sebulan.
Potensi diskon nego / grosir / kontrak (%) 8%
Perkiraan diskon dari nego/grosir/kontrak. Geser sesuai peluangmu.
Waste (bahan terbuang) sekarang (%) 12%
Bahan terbuang sekarang (%). Umumnya 5–15%.
Target waste setelah dibenahi (%) 5%
Target waste setelah dibenahi (FIFO, takaran, simpan benar). Sehat ≤5%.
Hemat dari nego
Hemat dari waste turun
✨ Total hemat / bulan = tambahan UNTUNG

💡 Cara nego & tekan bahan (tanpa turunin kualitas)

  • Beli grosir/kontrak — komit volume ke 1–2 supplier utama → minta harga khusus. "Aku ambil rutin, kasih harga terbaik dong."
  • Bandingkan 3 supplier tiap 3 bulan — harga bahan naik-turun; jangan loyal buta.
  • Beli pas panen/musim untuk bahan yang bisa diawetkan (lihat referensi makanan awet).
  • Kurangi waste — takaran resep standar, FIFO (bahan lama dulu), olah trimming jadi menu lain.
  • Kelompok beli — patungan sama warung lain buat dapat harga grosir.

Deterministik. Hemat bahan langsung naikin margin & sehatkan food cost. Muara ke Target Harian & HPP. 🎯

📖 Panduan Baca — cara pakai, kesimpulan & rekomendasi

🎛️ Cara Pakai / Fungsi Tombol

Geser 4 slider (volume beli, selisih harga, ongkos, frekuensi) — potensi penghematan dihitung otomatis (tiap slider ada hint).

✅ Kesimpulan

Kamu lihat berapa rupiah bisa dihemat dari negosiasi/pindah supplier.

🎯 Rekomendasi

Nego harga di volume, gabung order, atau cari supplier alternatif untuk item boros.

💡 Tips

Tiap 1% hemat bahan = untung langsung tanpa nambah jualan.

📌 Catatan

Semua angka = estimasi/patokan awal, bukan janji pasti. Ganti dengan angka asli usahamu biar makin akurat. Diego menemani mikir, bukan pengganti nasihat keuangan/hukum profesional.