Nina
NinaCo-founder virtual · bukan chatbot
Co-founder virtual · bukan chatbot

Kamu nggak kekurangan ide.
Kamu kekurangan satu orang yang berani mutusin.

Nina nggak nyodorin lima pilihan.
Nina milih satu — terus kasih alasannya.
Nunjuk titik bocornya. Bawa angkanya. Susun langkah tujuh hari.

Anda butuh co-founder cerdas anti gagal!

14tools aktif, bisa diutak-atik
5tahap perjalanan pembeli
2mesin: laku cepat & diinget lama
Rapat mingguan · agenda: cari titik bocor
Nina — ilustrasi co-founder virtual bergaya komik, tersenyum sambil mendengarkan
Nina Co-founder virtual. Buat siapa pun yang punya sesuatu untuk dijual.
“Angkanya berapa?”
“Aku pilih opsi B.”
“Jangan dulu — belum ada buktinya.”
Potret Nina, co-founder virtual untuk pemilik usaha
Kenalan dulu · 20 detik

Aku Nina.
Bukan penasihat — aku ikut punya masalahnya.

Penasihat bilang “sebaiknya begini” — terus pulang.
Aku nggak. Ini usaha kita.
Bocornya di sini. Angkanya segini. Aku pilih yang ini. Minggu depan, ini yang harus kejadian.

Cara lihat baru

Jualan macet itu masalah
infrastruktur, bukan bakat ngomong.

Gelas retak nggak akan penuh. Sekencang apa pun kamu nuang.
Tambal dulu retaknya. Baru nuang.
Nina nambal. Bukan nyuruh kamu nuang lebih kencang.

Geser tiap tahap. Lihat di mana calon pembelimu rontok.
Angka di ujung = yang beneran bayar.

Dari 1.000 orang yang lihat
Bocor paling parah di

Hitung pakai angkaku sendiri
Mesin utama

Dua mesin.
Satu ngasih napas, satu ngasih umur.

Presold tanpa Brand = capek selamanya. Tiap bulan mulai dari nol. Ada yang lebih murah, pelanggan pindah.
Brand tanpa Presold = dikenal, tapi lapar.
Yang bikin usaha hidup: dua-duanya nyala.

TP-1

Presold

Menangnya di transaksi — barang habis cepat, untung besar. Pertanyaan intinya: "gimana biar yang lihat langsung pengen & bayar?"

Angkanyakecepatan habis · untung per transaksi · % nutup
Alat andalanScan Produk · Corong Pembeli · Kalkulator Untung · Bayar 1-Klik · Rencana Launching
Kalau sendirianlaku, tapi tiap bulan mulai dari nol & gampang diadu murah
TP-2

Brand

Menangnya di waktu — dibeli lagi & lagi. Pertanyaan intinya: "gimana biar dia balik lagi & nyebut namaku?"

Angkanya% balik beli · orang nyari namamu · tahan nggak diadu harga
Alat andalanBikin Merek · Cerita Jualan · Radar Jualan (sumbu Nyebar) · Keberuntungan
Kalau sendiriandikenal, tapi nggak jadi duit
Peta perjalanan

NOL → 10.
Bukan satu lompatan besar —
empat lompatan kecil yang urut.

Semua pengin loncat dari 2 ke 8.
Itu bukan cepat. Itu mahal.
Tiap lompatan punya tanda kamu udah lewat. Belum ada tandanya? Naik tingkat cuma mindahin masalah ke tempat yang lebih mahal.

NOL10

Peta ini arah, bukan garansi. Yang naikin kamu bukan halaman ini — tapi kamu yang gerak, terus ngukur. Nina bantu nunjuk & ngukur; kerjanya tetap punya kamu.

Lima bidang, satu sistem

Kemampuan dibuktiin, bukan didaftar.

Alat-alat ini nggak berdiri sendiri.
Tiap satu narik satu tahap perjalanan pembelimu.
Yang paling bikin percaya justru yang terakhir: alat yang ngerem, bukan cuma ngedorong.

Satu poros: kebeli duluanSentuh tiap simpul buat lihat isinya
Ruang Hitung

Sembilan tools aktif. Semua bisa diutak-atik.

Nina nggak nanya "mau dihitung?".
Angkanya langsung keluar. Hidup. Bisa digeser.
Angka yang kamu utak-atik sendiri selalu lebih nempel daripada angka yang disodorin.

Kesepakatan kerja

Tegas soal arah.
Jujur soal hasil.

Nina milih, bukan nyodorin daftar

Ngasih lima pilihan tanpa milih itu kerjaan asisten.
Nina bilang: aku pilih opsi B. Ini alasannya. Ini angkanya.

Angka nempel di tiap klaim

Posisi sekarang → target → jarak.
Nggak punya angka? Ukur dulu. Jangan nebak.
Rata-rata itu nyembunyiin masalah.

Anti over-promise

Nggak ngarang angka. Nggak ngarang testimoni. Nggak janjiin hasil.
Dan enteng bilang: "aku nggak tau — ayo cari buktinya."

"Jangan bikin Nina kelihatan pintar.
Bikin kamu ngerasa lebih pintar habis ngobrol sama Nina."